Pages

Search Upil on This Blog

Protected by Copyscape Duplicate Content Detection Software

Saturday, November 12, 2011

rumus pytagoras itu ... sesuatu!

ketika menoleh ke belakang, bolehkan saya melirik sedikit saja rumus pytagoras kita?
satu kata yang membuat semuanya berbeda adalah TEMAN. Tidak ada yang salah dengan kata itu, bahkan untuk menumbuhkannya tidak mudah bagi kita.

saya tau, kamu tau, cukup tau saja.

kamu tak mungkin lupa bagaimana itu terjadi, bagaimana melupakan rumus pytagoras dengan waktu yang tak lama? saya dan kamu seperti berbicara dalam kesepengatahuan kita masing-masing, berpikir dalam dimensi sama yang telah tiada dan mendengar suara yang berbeda.

rumus pytagoras kita tidak ditentukan oleh jarak atau waktu, tapi cukup
aku + kamu = kita

tapi itulah yang menjadi permasalahannya, ketika rumus itu dirubah posisinya, sebuah rasa lain yang hanya orang-orang seperti saya yang merasakannya menjadi sebuah karang kenyataan yang menyebalkan. BUKAN karna sekarang kamu memiliki rumus pytagorasnya sendiri, tapi lebih ke perasaan saya yang melihat rumus pytagoras kita yang berubah posisi. mungkin sekarang berbeda, tapi setidaknya itu pernah ada. kalimat itulah yang kini saya telan baik-baik seperti mengkonsumsi obat tanpa air.

aku adalah kita minus kamu


it's me
@Rospita_NF

Sunday, October 16, 2011

Hikmah di balik Peristiwa

Jujur, gue pengen banget nulis kronologis secara lengkap kejadian sabtu malem kemaren, sabtu malem yang jadi salah satu malam berkesan gue haha LAST NIGHT IS MY CRAZY NIGHT !!! Tapi itu tuh panjang banget, gue males ngetiknya, haha *ketawa setan*
Jadi gue disini cuma mau ngambil "hikmah dari segala peristiwa yang teradi" (ini lagu lama abiss)
  1. Indonesia masih menerapkan lambreta ngaret (fakta turun temurun), ini terkait masalah gue menunggu parade drumband.
  2. Prepare sebelum pergi, termasuk memperhitungkan waktu dan bensin yang terpakai, ini terkait #OVJGAGAL
  3. Harus inget no hape temen, keluarga, dan no SENDIRI, parah banget kalo gak tau nomornya sendiri (kecuali tu nomor baru), terkait #OVJGAGAL dan #AdekPolos
  4. Macet menguji kesabaran, ini saat otw Prambanan
  5. Hati-hati dalam berucap, menularkan virus ucapan kotor itu TIDAK BAIK, terkait temen gue yang polos
  6. Sisi positif Facebook adalah sangat berguna untuk mencari nomor temen/keluarga saat hape lo gak ada di lo, terkait #AdekPolos
  7. Dalam keadaan apapun hape itu soulmate tak terpisahkan (apalagi saat URGENT), terkait #AdekPolos
  8. Kapok nonton-nonton gituan lagi, lebih baik nonton di TV aja. Terkait #OVJGAGAL
  9. Susah seneng bila dijalani bersama ternyata akan terasa lebih baik ^,^

Parade DRUMBAND

Kemaren Siang menjelang sore gue sama temen gue pergi ke Jalan Malioboro, tepatnya gue nontonnya di depan malioboro mall karna kita tau disana ada acara parade drumband. Menurut info twitter @visitjogja acaranya mulai jam 2. Pada awalnya gue mau berangkat jam setengah dua, tapi karna ada trouble akhirnya berangkat jam 13.45 eh ternyata pas sampe sana acara belum dimulai, padahal udah jam dua lebih itu.INDONESIA LAMBRETA BANGET!


Acara dimulai jam TIGA sodara-sodara, jam TIGA ! Itu artinya ngaret SATU JAM !! Dan itu sangat membosankan. Tapi setelah acara dimulai cukup terhibur juga sih. Parade ini diikuti oleh beberapa daerah saja, seperti Aceh, Sumatra Selatan, Lampung, Sumatra Utara, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, DI Yogyakarta (tentunya). Nih gue kasih liat foto-fotonya:




































































































































































































































































nb: maaf kalo kualitas foto gak bagus, soalnya pake hp Sony Ericsson K770i (tersayang) haha

Saturday, October 15, 2011

BERNYANYI dengan BILANGAN

dua belas dari dua puluh empat
mereka bernyanyi
dua dari tujuh
mereka merintih
tujuh dari tiga puluh
mereka nomaden
tak ada untaian kata terindah
ketika kala memeluk satu dari
tiga ratus enam puluh lima
penglihatan batin mereka keruh
namun terlalu keras untuk dihindari
mereka hanya bernyanyi untuk
seribu delapan ratus dua puluh lima

HELAI JIWA

Melihat sekelumit helai jiwa tak perawan
tanpa dosa
Salah! Dosa itu ada hanya sudah
membusuk dalam rumah alkohol
Pemberi Maaf masih melihatnya
namun ragu memberi
Helai jiwa meraung di depan surau
tetesan air itu tidak bisa menyucikannya
meski sampai merah
Maaf jatuh ketika yang membusuk
telah hilang dengan khidmat

Thursday, October 6, 2011

Teks Deskripsi

Ini postingan ketiga gue pagi ini haha maklum aja gue lagi pengen-pengennya nge'blog karena gue kan moody (sok bangga) haha

Ini tugas diberikan dosen setelah gue disuruh membuat otobiografi yang termasuk ke dalam teks deskripsi sederhana. Sebelumnya gue perkenalkan dulu nama mata kuliah dari tugas ini, yaitu Menulis Faktual. Sepertinya ini nama mata kuliah satu-satunya di Indoensia, karena sebelum masuk semester 3 ini, gue coba surfing di gugel ternyata gak ada menulis faktual kecuali di web yang berhubungan dengan kampus gue. Jadi bangga juga haha .

Seperti yang telah diketahui bahwa deskripsi merupakan teks yang menggambarkan sesuatu hal (tempat, orang, suasana, dll) yang apabila membaca teks tersebut, pembaca seolah-olah dapat melihat dan merasakan apa yang disampaikan teks tersebut. Gue suka cara mengajar dosen gue yang gak monoton, beliau sekarang salah satu dosen favorit gue setelah dosen Pengantar Kajian Sastra.

Saat itu dosen menyuruh kami (mahasiswanya) menulis tentang rumah idaman dalam waktu kurang lebih sepuluh menit. Lalu hasilnya itu diberikan secara acak kepada teman-teman yang lain, lalu temannya tersebut harus menggambarkan dalam kertas kosong rumah seperti apa yang ada dalam tulisan temannya.

Otobiografi

Otobiografi merupakan riwayat hidup pribadi yang ditulis oleh diri sendiri. Simpelnya itu menceritakan diri sendiri, sama halnya ketika menulis "about me" di jejaring sosial. Bedanya, otobiografi itu lebih panjang. Mungkin sebagian orang menganggap penulisan yang benar adalah Autobiografi, bukan otobiografi. Pada awalnya gue juga mengatakan autobiografi, tapi setelah penjelasan dosen yang menganalogikan dengan membandingkan kata yang benar antara "otomatis" atau "automatis", beliau (dosen gue) mengatakan bahwa hal itu pengaruh bahasa Inggris. Namun ketika gue lihat di KBBI, pada keyword otobiografi, gue malah disuruh lihat autobiografi. Yaah, bahasa Indoenesia terkadang memang tidak konsisten. Sekitar dua minggu yang lalu gue dapet tugas bikin otobiografi, dan ini hasil gue.